Upgrade hardware mahal. Tapi kadang FPS bisa naik tanpa keluar uang sepeser pun, dari satu toggle di BIOS yang kebanyakan gamer lupa aktifkan: Resizable BAR.
Apa Itu Resizable BAR?
Resizable BAR (atau Smart Access Memory kalau pakai AMD) adalah fitur PCIe yang bikin CPU bisa akses seluruh memori GPU sekaligus, bukan potongan kecil 256 MB seperti dulu.
Cara kerja lama: CPU mau ambil tekstur dari VRAM, tapi cuma boleh ngintip lewat jendela sempit 256 MB. Kalau datanya di luar jendela itu, GPU harus geser-geser dulu. Waktu terbuang.
Cara kerja Resizable BAR: Jendela dibuka lebar. CPU langsung lihat dan ambil data dari mana saja di VRAM tanpa harus antri. Bandwidth jadi lebih efisien.
Hasilnya? FPS bisa naik 5-15 persen di game tertentu. Gratis. Tanpa upgrade.
Kenapa Banyak yang Lupa
ReBAR baru jadi standar sekitar 2020-2021. Nvidia mulai dukung penuh di RTX 30 series, AMD di RX 6000 dengan branding Smart Access Memory. Sebelum itu, fitur ini dipakai di dunia server dan workstation. Gamer jarang dengar.
Masalahnya: meski hardware sudah support, ReBAR tidak nyala otomatis. Harus diaktifkan manual di BIOS. Namanya beda-beda tergantung pabrikan motherboard. Kadang ditulis “Above 4G Decoding”, kadang “Re-Size BAR Support”, kadang “Smart Access Memory”. Banyak yang bingung atau tidak tahu sama sekali.
Jadi meski PC kamu punya hardware yang sanggup, kemungkinan besar ReBAR masih mati sekarang. Kamu beli GPU mahal tapi tidak pakai fiturnya sepenuhnya.
Syarat Wajib
Tidak semua PC bisa pakai Resizable BAR. Tiga komponen harus support semua:
1. CPU & Motherboard:
– Intel: CPU Gen 10 ke atas (Comet Lake, Rocket Lake, Alder Lake, dst) + chipset seri 400/500/600/700
– AMD: CPU Ryzen 3000 ke atas (Zen 2, Zen 3, Zen 4) + chipset B450/X470 ke atas (perlu update BIOS)
2. GPU:
– Nvidia: RTX 30 series (Ampere) ke atas, termasuk RTX 40 series (Ada Lovelace)
– AMD: RX 6000 series (RDNA 2) ke atas, termasuk RX 7000 series (RDNA 3)
– Intel Arc: Semua model A-series support
3. BIOS terbaru:
Pabrikan motherboard rilis support ReBAR lewat update BIOS. Kalau BIOS kamu masih versi lama dari 2020 atau awal 2021, kemungkinan besar fitur ini belum ada atau belum stabil. Update BIOS dulu sebelum coba aktifkan.
Kalau salah satu komponen tidak support, ReBAR tidak bisa dipakai. Tidak ada jalan pintas.
Cara Aktifkan Resizable BAR
Masuk ke BIOS (tekan Del atau F2 saat booting), lalu cari dua opsi ini. Lokasinya beda tiap motherboard, tapi biasanya ada di menu Advanced atau PCIe Configuration:
1. Above 4G Decoding = Enabled
Ini buka akses memori di atas 4 GB. Wajib nyala dulu sebelum ReBAR bisa jalan.
2. Re-Size BAR Support (atau Smart Access Memory) = Enabled
Ini fitur utamanya.
Kalau pakai AMD, kadang ada opsi tambahan “Smart Access Memory” di tab terpisah. Nyalakan juga.
Simpan pengaturan (biasanya F10), restart, selesai.
Untuk verifikasi apakah ReBAR sudah aktif, buka GPU-Z (software gratis). Di tab Advanced, cek baris “Resizable BAR”. Kalau tertulis “Enabled” atau “On”, berarti berhasil. Kalau “Disabled”, cek lagi BIOS atau update driver GPU.
Berapa Besar Dampaknya?
Tidak semua game dapat boost yang sama. Dampak ReBAR tergantung cara game dioptimasi dan seberapa sering CPU perlu akses VRAM.
Game yang dapat boost besar (10-15 persen):
– Forza Horizon 5
– Hitman 3
– Assassin’s Creed Valhalla
– Cyberpunk 2077 (terutama dengan ray tracing)
– Red Dead Redemption 2
Game yang dapat boost kecil (3-5 persen):
– CS2
– Valorant
– Apex Legends
Game yang hampir tidak berubah:
– Game esports ringan yang CPU-bound
– Game lama yang dirilis sebelum 2020
Rata-rata, kamu bisa harapkan kenaikan FPS sekitar 5-8 persen di game AAA modern. Tidak spektakuler, tapi gratis. Kalau FPS awal kamu 60, bisa jadi 63-65. Kalau 100, jadi 105-108.
Poin pentingnya: ReBAR tidak pernah bikin FPS turun. Paling buruk, tidak ada efek apa-apa. Jadi tidak ada alasan untuk tidak nyalakan.
Kesalahan Umum
“ReBAR cuma buat AMD, kan?”
Tidak. Smart Access Memory adalah branding AMD, tapi Resizable BAR adalah standar PCIe terbuka. Nvidia dan Intel juga support. Semua bekerja sama.
“Motherboard saya B450, tidak bisa kan?”
Tergantung BIOS. Sebagian pabrikan rilis update BIOS yang bawa support ReBAR ke chipset lama seperti B450 dan X470. Cek situs pabrikan motherboard kamu, cari changelog BIOS terbaru.
“Saya sudah nyalakan Above 4G tapi ReBAR masih disabled.”
Coba update driver GPU dulu. Driver lama kadang tidak ngenalin ReBAR meski BIOS sudah siap. Nvidia butuh driver 465.89 ke atas, AMD butuh Adrenalin 21.4.1 ke atas.
“Setelah nyalakan ReBAR, game saya crash.”
Jarang terjadi, tapi bisa. Matikan dulu, update driver GPU dan BIOS ke versi paling baru, lalu coba lagi. Kalau masih crash, kemungkinan implementasi ReBAR di BIOS motherboard kamu masih buggy. Tunggu update BIOS berikutnya atau matikan ReBAR untuk sementara.
Kapan Tidak Perlu Repot
Kalau PC kamu masih pakai hardware sebelum 2020 (Intel Gen 9, AMD Ryzen 2000, GTX 10 series), lupakan ReBAR. Hardware tidak support, tidak ada cara aktifkan.
Kalau kamu main game esports ringan seperti Valorant atau CS2 di setting kompetitif (grafis rendah, 240+ FPS), boost dari ReBAR tidak akan terasa. Kamu sudah CPU-bound, bukan GPU-bound. ReBAR bantu di sisi GPU.
Tapi kalau hardware support dan kamu sering main game berat? Nyalakan. Lima menit di BIOS bisa dapat FPS lebih banyak tanpa keluar uang.
Resizable BAR vs Smart Access Memory
Ini pertanyaan yang sering muncul. Jawaban singkatnya: sama.
Smart Access Memory (SAM) adalah nama marketing AMD untuk Resizable BAR. AMD luncurkan SAM bersamaan dengan Ryzen 5000 dan RX 6000 di akhir 2020, dan awalnya diklaim berfungsi kalau pakai CPU AMD + GPU AMD.
Tapi sebenarnya, SAM hanya implementasi AMD dari standar PCIe Resizable BAR yang sudah ada sejak lama. Setelah Nvidia merilis support ReBAR beberapa bulan kemudian, jelas bahwa teknologinya sama. Kamu bisa pakai Ryzen + RTX, atau Intel + Radeon, dan ReBAR tetap jalan.
Perbedaan sebenarnya di nama dan cara marketing. Secara teknis, identik.
Kesimpulan
Resizable BAR adalah salah satu upgrade paling mudah yang bisa kamu lakukan. Tidak perlu bongkar PC, tidak perlu belanja, lima menit di BIOS.
Dampaknya memang tidak besar, tapi nyata. Karena tidak ada risiko rugi (paling buruk tidak ada efek), tidak ada alasan untuk tidak coba.
Cek apakah hardware kamu support, update BIOS kalau perlu, nyalakan Above 4G Decoding dan Re-Size BAR Support, restart, verifikasi di GPU-Z. Selesai.
FPS naik, gratis. Sekecil apa pun, tetap lebih baik dari tidak sama sekali.
Video Penjelasan Resizable BAR
Untuk penjelasan lebih detail tentang dampak Resizable BAR di berbagai game, tonton video dari Hardware Unboxed berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=iHEY_yYmQps
Resizable BAR adalah teknologi yang bikin CPU bisa akses seluruh VRAM GPU sekaligus, bukan potongan 256 MB seperti dulu. Hasilnya, FPS bisa naik 5-15 persen di game tertentu tanpa upgrade hardware.
